Kemenkes Sebut Tender Obat HIV Dimulai Bulan Depan

   Ilustrasi 

Negaratoto -- Kementerian Kesehatan mengatakan tender obat-obatan antiretroviral (ARV) bagi pasien HIV akan dimulai kembali pada bulan depan. Cadangan obat pun disebut tak akan terdampak.

Sebelumnya, tender itu gagal akibat ketiadaan kata sepakat antara pemerintah dengan industri obat.

"Tender akan dimulai bulan depan, jadi itu tidak akan berdampak pada setok kami," kata Engko Sosialine Magdalene, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan

setelah beberapa rumah sakit mengaku kehabisan obat-obatan tersebut. Aditya Wardhana, dari Koalisi AIDS Indonesia menyebut setidaknya 29 rumah sakit dan pusat kesehatan telah kehabisa stok ARV tertentu. Salah satunya adalah dosis tetap dari kombinasi Tenofovir, Lamivudin and Efavirens (TLE). 

Jika tender bulan depan gagal dipenuhi pada April, maka Kementerian Kesehatan telah mendapat tambahan 560.000 botol pil TLE terpisah dari dana tersebut. 

Namun, Koalisi AIDS Indonesia mendesak agar lebih banyak pembelian darurat atas obat-obat ini lewat pendanaan itu. Mereka juga mendorong Presiden Joko Widodo untuk turun tangan.

Meski terdapat obat alternatif, tapi beberapa pasien khawatir mengubah pengobatan mereka. "Jelas kami sangat ketakutan," jelas pasien HIV Baby Rivona Nasution, pada konferensi pers yang diadakan oleh Koalisi AIDS Indonesia.


Related

kesehatan 1735958822633734407

Post a Comment

emo-but-icon

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item